Rabu, 24 Februari 2016

haL2 yang ku suka....

Akhir2 ini sering baca blog2 orang. Setelah ku liat2, ada hal2 yang biasanya ditulis mereka. Hal mainstream yang kyknya juga kurang afdol klo belum kutulis di blog ini. Jadi langsung saja, berikut hal2 yang lagi kusuka :

1. Gitar

Aku suka gitar, detingannya, bentuknya, bahkan dulu sempat punya satu meskipun aku gak bisa memainkannya. Hahaha... alasannya kenapa sampai bertahun2 tidak bisa memainkannya sebenernya cuma satu, aku tidak suka menghapalkan chord dan gitar sempat membuat kenangan buruk... so gitar satu-satunya yang sempa  Oleh karena itu, permainan gitar yang paling banter yang kubisa cuma memetik senar satu persatu sehingga membentuk melodi. Ingin rasanya besok2 aku membeli gitar dan belajar memainkannya.

2. Taka OneOkRock

Hehehe... sebenernya aku juga gak suka semua lagu OneOkRock sih....Beberapa lagu terlalu keras ditelingaku.... Aku suka dengan tempo yang sedang dan lambat, seperti pierce dan heartache. Allmine juga suka. Manis banget deh lagunya apalagi suara takanya...ihh bener2 deh. Banyak yang bilang Taka tidak ganteng, manis dan sebagainya. Emang iya tapi suaranya keren. Waktu dia bernyanyi juga keren apalagi klo nyanyi lagu slow.... pesan lagunya tersampaikan deh pokoknya. Mungkin juga karena dia tak manis jadi betah liat videonya hohoho.... Ada ungkapan dari temenku, cowok manis itu membosankan kalo dilihat lama2 (Setuju !!! kataku) kalo tampan tidak....Hmm banyak penyanyi cowok yang memiliki wajah dengan tingkat kemanisan tinggi. Untuk lihat sekali sih oke saja tapi beberapa menit kemudian rasanya bosan, jenuh, too much... seperti minum teh yang kebanyakan gula... gak enak sih...

Taka... Taka... Taka....Usianya sama denganku lhoo....  Lahirnya pun cuma 10 hari lebih awal dari aku.... Golongan darahnya juga beda dia A dan aku B. Dia sulung aku tengah....

3. Sung Ha Jung

Ini juga gara2 gitar. Ini sih sudah tampan, pinter main gitar, beh.... Jarang banget ada pemusik korea yang aku sukai. Biasanya aku cuma suka pada satu atau 2 atau beberapa lagu untuk satu pemusik dan itu tak bertahan lama. Tapi dia lumayan sangat lama dan gara2 gitar tentunya...  Awalnya sih cuma liat cover lagu yang dia buat.... Lama2 semakin banyak yang dilihat dan ngefans deh...

Sebenernya masih banyak pemusik2 yang aku suka gara2 gitar, yui misalnya... tpi entah terlalu banyak mendengarkan lagunya dulu kah yang akhirnya aku rada males sekarang... 
Sedangkan yang lain bisanya tidak seheboh pemusik diatas seperti ran (dekat di hati dan pandangan pertama juga bagus), dan sandy sandoro (klo ini gara2 suaranya), dan lain2.

4. Detective Conan versi Komik dan Animenya

Klo yang ini sih sudah dari dulu. Aku suka komiknya terutama karena berbahasa Indonesia... Sedangkan animenya lebih suka nonton yang filmnya. Agak susah klo mo download atau streaming yang setiap episode detective conan sih masalahnya.
Aku juga bisa dibilang agak kecewa dengan live actionnya sih, apalagi dramanya beh... itu mah kecewa berat....Yang kusuka dari conan atau shinichi ya tentunya karakternya. Dia termasuk tipe2 cowok bisa diandalkan menurutku, selain itu juga pinter juga sih...
Beberapa akhir2 ini aku juga nonton anime yang lain sih....Hmm aku bukan otaku lho atau semacamnya cuma akhir2 ini aja suka nonton anime jepang, itu pun juga cuma beberapa. Mungkin aku lagi bosen liat drama korea atau jepang yang isinya orang nyata kali ya hehehe.... Anime yang sudah ku tonton antara lain Tonari no seki kun, Hyouka, dan kamisama hajimemashita. 



Itu saja deh dulu mungkin.... Baru 4 item saja sudah panjangnya belum bercerita yang lain hehehe.... 

mimpi dan pencapaian

Suat hari aku iseng mengkepoin actor korea yang kusukai. Hmm… 25 tahun.  Hmm… movie yang dibintangi cuma beberapa. Hmm… drama yang dibintangi ternyata sudah sederet juga.
Dari hasil pengamatan, actor ini sudah mapan secara financial. Keren batinku untuk umur yang lebih muda dari aku. Aku langsung teringat pada Taka One Ok Rock yang lahirnya cma berselang 10 hari dariku. Finansial, dikenal banyak orang, dan merubah dunia (yah… yang satu ini lebay emang). Aku langsung berkaca pada diriku.
Pencapaian apa yang sudah kudapatkan hari ini ? Mimpi apa yang sudah kuraih hari ini ? Lalu mimpi apa lagi yang ingin kucapai hari ini?
Hasilnya sederet hal-hal yang sudah kuraih dan sederet juga keinginan yang belum tercapai. Entah bagaimana hal2 yang kuraih terasa kecil dan hal2 yang belum kuraih terasa besar. Padahal list yang kubuat lebih banyak hal2 yang kuraih. Hal2 yang kuraih terasa dekat sedang hal yang belum kuraih terasa sedikit lebih jauh.
Dari itu, aku beranalisa. Hmm…. Tak ada acting, tak ada nyanyi dan tak film. Hmm… mungkin itu yang membedakan aku dengan actor korea itu, juga dengan Taka. Dari awal, aku tak tertarik untuk belajar lebih soal bernyanyi, band dan everything. Bila pun ingin bisa nyanyi aku hanya ingin nyanyi dengan baik di depan orang yang ku sayangi(^^). Hmm… berbeda dengan Taka yang kudengar dari kecil sudah focus pada music, bernyanyi. Pastinya berbeda juga dengan actor korea itu.
Hmm… aku rasa itu yang membedakan aku, Taka, actor korea itu dan kita. Setiap orang punya focus berbeda, impian yang berbeda, tujuan yang berbeda sehingga setiap orang menjadi berbeda. Walaupun aku percaya setiap orang dipengaruhi oleh lingkungan juga. Toh, impian itu juga akibat terpengaruh lingkungan kan ?
SO,…

Pencapaian apa yang sudah kaudapatkan hari ini ?
Mimpi apa yang sudah kauraih hari ini ?
Mimpi apa yang ingin kau capai hari ini ?

anak tengah itu ?

Akhir2 ini aku sering membaca artikel tentang psikologi dan beberapa aktikel yang kubaca belakangan ini adalah karakteristik berdasarkan urutan kelahiran. Yang menarik bagiku tentunya bukan anak pertama atau terakhir tapi anak tengah. Anak pertama sering diasosiasikan sebagai Pemimpin alami, bos besar, dan tumpuan harapan orang tua. Sedangkan anak bungsu adalah si jenaka, tumpuan perhatian orang tua, dan katanya manja. Selanjutnya bagaimana dengan anak tengah ?
Aku anak tengah ! Kamu  ?
1. Terasing
 Anak sulung sering mendapat perhatian lebih karena tumpuan harapan orang tua. Kemudian anak kedua lahir. Tapi perhatian masih tercurah pada si sulung dengan tanggung jawab adik yang kadang harus di emban si sulung. Saat si adik membuat onar, si sulunglah yang dipersalahkan. Saat anak tengah berhasil melakukan sesuatu, "hadiah" dari keluarga tidak segreget waktu si sulung. Akibatnya anak tengah cenderung merasa kurang dan kurang perhatian.Kemudian si adik lahir. Tentu perhatian jadi tercurah pada yang paling kecil yang harus dilindungi. Hal ini tentu saja tidak selalu terjadi.
Ada 2 macan yang biasanya terjadi pada anak tengah bila menemui masalah ini :
- Survived. Anak tengah kemudian cenderung mencari cara agar mendapat perhatian. Dia berusaha melampaui kakaknya. Saat itu terasa tidak mungkin dia akan mencari jalan lain dan kemudian berusaha unggul di jalan itu. Berusaha... berusaha... berusaha... agar mendapatkan perhatian sekelilingnya dan orang tuanya.
- Not Survived. Anak tengah yang ini cenderung kemudian mengikuti arus. Dia menjadi menutup diri. Pesimis terhadap sesuatu.

2. Kami orang yang berbeda !
"Kamu ki paling bedani seko mbakmu karo adikmu. Do tenang, pendiem, lah kowe kie malah koyo ngono"
Hahaha... itulah kata tetanggaku tentang diriku. Anak tengah memang biasanya memiliki karakter yang berbeda dengan saudara-saudaranya. Bukan karena apa hanya karena anak tengah cenderung mencari perhatian orang tuanya. Saat  saudaranya bersikap baik, si anak tengah cenderung bersikap kurang baik dan menyenangkan ataupun sebaliknya. Entah itu penampilan maupun gaya hidup atau gaya bicara. We want to be different !

3. Kami pemberontak yang suka damai !
Siapa yang bilang anak sulung adalah anak yang paling sering mengalah. Sering kali anak sulung sebagai pemimpin alami merasa harus pegang kendali, mengatur ini  dan itu. Sering kali juga anak bungsu tak ingin kalah dari kakaknya karena merasa paling kecil sendiri. So pertanyaannya siapa yang harus  mengalah ?
Yap, anak tengahlah yang harus mengalah. It's Okey, I'm fleksible....kata si anak tengah.
Namun, ada kalanya anak tengah merasa telah terlalu sering mengalah hingga dia berontak, sulit diatur dan sebagainya.
Tapi tenang kami cinta damai lho.... Rata-rata anak tengah tidak suka perkelahian dan perdebatan. Kami suka yang damai2 saja. Mungkin juga karena itu dan karena memang posisi kami di tengah maka kami sering menjadi penengah antara saudara2 kami.

4. Essy going yang cinta kebebasan dan suka memendam rahasia....
Persahabatan itu penting ! Yap yap yap... mungkin karena merasa kurang perhatian dari keluarga maka si anak tengah mencari perhatian dari temannya. Dan mungkin juga karena sering melakukan banyak hal sendiri dia jadi tahu enaknya kebebasan. Hmm sedangkan yang terakhir itu rahasia hahahaha....

5. Si santai yang pandai bernegosiasi
Mungkin tidak semua sih seperti ini.... hehehe.... ini juga cuma hasil telaah banyak artikel tentang anak tengah....tak usah dipikir banget-banget bagaimana bisa seperti ini dan itu.... santai santai... anggaplah kalo bener ya bener  klo salah ya mungkin penilitian itu kurang mewakili saudara-saudara semua...

hohoho... sekian uneg2 saya....berikut artikel artikel yang saya baca
http://www.hipwee.com/hubungan/15-hal-keren-yang-hanya-dimiliki-oleh-mereka-mereka-yang-menjadi-anak-tengah/
http://lifestyle.okezone.com/read/2015/03/30/196/1126357/enam-fakta-menarik-tentang-anak-tengah
https://renungankopi.wordpress.com/tag/sifat-anak-tengah/
https://renungankopi.wordpress.com/2013/12/20/anak-tengah/#more-446
http://www.vemale.com/relationship/keluarga/5938-rahasia-di-balik-anak-tengah.html


renungan kata-kata

Orang-orang sering berkata "Ah beruntungnya dia, karir bla bla bla...", atau "aku ingin deh seperti dia, punya wajah cantik atau ganteng" atau "ah betapa malangnya dia".

Pernahkah mereka berfikir tentang perasaan dan kehidupan "dia" sebenarnya ?

Apakah iya "dia" yang berkarir bagus merasa beruntung ? Ada yang bilang kesuksesan itu selalu diimbangi oleh pengorbanan. Orang-orang yang berkata "Ah beruntungnya dia, karir bla bal bla ", sering kali dan biasanya orang-orang yang hanya bertemu dengan "dia" saat "dia" sudah sukses karirnya. Orang-orang yang mengikuti perjalanan hidup si "dia" seperti orang tua, saudara maupun teman terdekat tidak akan akan berkata demikian. 
Orang-orang seperti itu tahu bagaimana si "dia" berjuang mendapatkan apa yang dia inginkan. Mengorbankan waktu dan tenaga bahkan uang untuk mewujudkan yang dia inginkan. Orang-orang seperti itu tahu ada "harga" yang harus dibayarkan.

Kemudian bagaimana dengan orang-orang yang berkata "aku ingin deh seperti dia, punya wajah cantik dan ganteng" ?

Yang jadi pertanyaan adalah apakah mereka yang berkata demikian siap dengan konsekuensi memiliki wajah cantik dan ganteng ? ada konsekuensi untuk setiap hal. Bagaimana bila si "wajah cantik" setiap minggu melakukan perawatan wajah ataukah setiap kali jalan malam si "wajah cantik" selalu khawatir dengan orang-orang yang menggodanya karena kecantikannya. Siapkah mereka yang berkata mendapatkan konsekuensi si "wajah cantik".
Toh wajah cantik tidak serta merta mendapat apa yang diinginkan. Belum tentu wanita berwajah cantik mudah mendapat pacar.

"ah betapa malangnya dia" seseorang berkata pada pengemis.

Hehehe.... benarkah "dia" malang ? Bagaimana jika "dia" seorang penipu yang berusaha membuat dirinya tampak malang demi belas kasihan orang lewat. Sementara di rumah "dia" bertindak layaknya bos yang memiliki beberapa mobil mewah dan rumah gedongan.
Atau bagaimana bila "dia" adalah seseorang yang memiliki kekayaan hati. Seorang yang pandai bersyukur dan selalu merasa bahagia dan berkecukupan. Dia selalu terseyum dengan tulus kepada siapa pun. Hei.... kebahagiaan tidak selalu sejajar dengan jumlah harta yang dimiliki.

Hmm... pernahkan kau berfikir sebelum mengomentari kehidupan seseorang ?